CILEUNGSI – Rangkaian kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar Kwartir Ranting Cileungsi yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, berlanjut ke sesi materi reportase di SMPN 4 Cileungsi. Sesi ini merupakan tahap krusial setelah para peserta memahami dasar-dasar penulisan berita.
Dalam sesi ini, panitia menekankan bahwa sebelum sebuah berita dapat disusun, seorang jurnalis pramuka harus mampu menjadi reportase atau peliput informasi yang handal di lapangan. Kemampuan meliput ini menjadi pondasi utama sebelum informasi tersebut diolah dan dipublikasikan, baik melalui website pangkalan maupun media cetak.
Kegiatan reportase ini pun langsung dipraktikkan di area SMPN 4 Cileungsi, di mana para peserta dari Pramuka Penggalang SMP diajarkan cara menggali fakta dan mengumpulkan data secara akurat. Melalui praktik lapangan ini, setiap Gugus Depan (Gudep) ditugaskan untuk melakukan peliputan langsung terkait kegiatan pada pagi itu sebagai bahan utama berita mereka.
Ifwina Nurdia Fatima, anggota Unit Warta Kabupaten Bogor, memberikan arahan bahwa peran seorang peliput sangat menentukan kualitas publikasi yang akan dihasilkan.
“Melalui praktik reportase langsung ini, diharapkan rekan-rekan penggalang SMP dapat memaksimalkan kemampuan AI yang baik dan benar dalam bidang jurnalistik, sehingga data yang diliput dapat diolah menjadi informasi yang berkualitas dan akurat,” ujar Ifwina.
Antusiasme peserta terlihat saat mereka mulai mempraktikkan peran sebagai peliput di lingkungan sekolah. Dengan adanya praktik reportase ini, para peserta diharapkan siap menjadi garda terdepan dalam mempublikasikan setiap kegiatan positif di pangkalan masing-masing.
Penyusun Informasi: Fahmi Dhia Musyaffa (Calon Unit Warta Saskara)


